Friday, July 23, 2010

Pukat Harimau Pantai Selat Melaka Resahkan Nelayan


Pukat Harimau Pantai Selat Melaka Resahkan Nelayan

BATUBARA (Berita): Ketua TKSK Tanjung Tiram Azmi Saini dan Ketua NGO A. Saini Batu Bara, mengatakan puluhan kapal pukat Harimau (Trawl) di perairan Selat Malaka perairan Batu Bara Semakin membuat resah nelayan tradisional.

Kehadiran pukat Trawal itu tidak hanya membuat hasil tangkap ikan berkurang, tetapi juga menguasai daerah tempat perairan Zona bagi Nelayan Tradisional “ Kata A. Saini Batubara kepada Berita, Selasa (6/ 7) di kediamannya.

Wilayah perairan Selat Malaka Batu Bara meliputi perbatasan Tanjung BalaimAsahan dan Deli Serdang Kepuluan Berhala itu adalah tangkapan Nelayan KM dan itu tentu harus di jaga Ketat oleh Diskanla, Lantamal TNI AL, sebab menurut A. Saini, setahun lalu pihak Diskanla Batu Bara telah memasang Ramponisasi untuk berkembang biaknya ikan tangkap Nelayan Tradisional, guna menyelamatkan 1000 nelayan Tradisional ungkap Saini.

Namun kenyataan Kapal Pukat Harimau yang di lengkapi peralatan Canggih berupa radar pemancar ikn di dasar laut dan alat tangkap moderen itu terus menyapu bersih Zona perairan Nelayan Tradisional tanpa ada satupun penegak wilayah Hukum di Kab. Batu Bara membuka mata termasuk petugas laut.

Kejadian ini menurut A. Saini, sering para nelayan Tradisional menjerit untuk meminta perhatian lembaga- lembaga berwenang termasuk Himpunan nelayan seluruh Indonesia (HNSI) Kab. Batu Bara, namun jeritan itu tidak satupun di hiraukanm pihak penegak Hukum informasi di perhimpun Berita dari Hadidir Yanto mengatakan Rabu ( 7/7) di pelabuhan Tanjung Tiram, akibat semakin mengganasnya pukat Harimau meminta kepada HNSI di bawah pimpinan H. Darius. SH. MH. agar petugas keamanan di laut terus melancarkan operasi untuk menertibkan kapal pukat Harikmau yang berasal dari Belawan.

Ketika hal ini, Berita ingin mengkonfirmasi ketua HNSI Batubara H Darius tidak berhasil, lalu Berita mencoba menghubungi Lantamal TNI AL Kapten Suwarno juga tidak berhasil. (als)


Di salin dari BeritaSOre

No comments:

Post a Comment